Jumat, 15 April 2016

PKS bantah pemecatan Fahri Hamzah pembersihan loyalis Anis Matta

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakinkan pemecatan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dari keanggotaan tidaklah tindakan bersih-bersih beberapa loyalis bekas Presiden PKS Anis Matta. Akhir-akhir ini tersirat bila ada faksi-faksi di internal PKS serta berbuntut pada pemecatan Fahri. " Tidak, di DPP itu ada kesatuan organisasi, kesatuan pimpinan, kesatuan kebijakan. Lantaran semuanya ditetapkan dari hasil musyawarah. Tidak ada (kubu-kubuan), " kata Ketua Majelis Syariah PKS Surahman Hidayat di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4). Surahman juga menyebutkan Anis juga terima ketentuan pemecatan Fahri dari semua keanggotaan partai. Di internal partai sendiri, anggota Komisi X itu juga menyampaikan tidak ada reaksi penolakan. " Beliau sebagai ustaz, sebagai pemimpin, orang pintar, bijak, sudah pasti, patuh azas serta norma. Tidak cuma terima, namun terima dengan baik. Di internal ya seperti umumnya PKS adem saja, senyap, " terang Surahman. Fahri Hamzah termasuk cukuplah dekat dengan Anis Matta. Waktu Anis jadi pemimpin partai, Fahri didapuk jadi Wasekjen sekalian juru bicara PKS. Tetapi saat Sohibul Imam dipilih menukar Anis, Fahri tak memperoleh jabatan strategis partai walau sebenarnya di parlemen, dia adalah satu diantara pimpinan. Walau demikian, Surahman Hidayat menyebutkan pemecatan Fahri tidak ada hubungan dengan 'bersih-bersih' dari kubu Anis Matta. Sebelumnya momen ini bergulir, Taufik Ridlo pilih mengundurkan diri dari jabatannya sebagai sekjen. Taufik juga adalah sekjen di saat jabatan Anis. Argumen pengunduran dianya waktu itu yaitu lantaran menginginkan konsentrasi pada bisnisnya. Masihlah belum terkonfirmasi apakah Taufik mundur juga berkaitan dengan gosip 'bersih-bersih' orangnya Anis. " Sesuai sama keperluan instansi. Kan sekjen di posisi yang baru pak Mustafa Kamal. Sekjen yang lama lantaran ada aktivitas ya mohon dapat di terima surat pengunduran dianya. Lantaran dua pekerjaan yang perlu konsentrasi besar, " Surahman menjelaskan. Sebagian elite partai di DPP PKS yang mempunyai posisi strategis juga alami perombakan. Juga sekian dengan Fraksi PKS di DPR yang gagasannya bakal dirotasi. Tetapi Surahman menyanggah ini berkaitan dengan grup loyalis Anis. " Ya, perputaran itu umum. Setiap saat saat sidang kan demikian, " kata Ketua MKD DPR itu. Perputaran fraksi juga menurut dia juga bukanlah lantaran kemampuan anggota yang dikira kurang bagus. Karenanya terkait dengan keperluan pemenuhan masukan orang-orang. " Ada yang masalah kecocokan, yang ini cocoknya disini. Ada pula masalah keperluan dari konstituennya. Jadi rasa-rasanya lebih nyambung disini lantaran akses ke konstituen, " sebut Surahman. " Beberapa hal yang umum, mungkin saja DPP terima input dari konstituen serta input dari fraksi. Gw sendiri tidak paham apakah gw masihlah di Komisi X atau tak. Di tiap-tiap fraksi kaya gitu. Bahkan juga tempo hari PDIP begitu dinamis. Itu umum, " paparnya. Lantas kenapa perputaran untuk Fraksi PKS bersamaan dengan pemecatan Fahri? " Itu timing-nya saja. Pimpinan sekalian rapat, apa beberapa topik yang berkaitan, " jawab Surahman mengakhiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar