Senin, 18 April 2016

PDIP sebut PKB gagal paham dan jangan bikin gaduh terkait reshuffle

Politikus PDIP Hendrawan Supratikno menyampaikan PKB tidak berhasil memahami berkaitan gosip reshuffle dengan menuding PDIP berusaha merebut posisi Menteri Desa, Pembangunan Desa Ketinggalan serta Transmigrasi Marwan Jafar. Menurut Hendrawan, PDIP memprioritaskan sinergitas diantara partai daripada rivalitas. " Salah pengertian serta memahami yang salah. Kami malah senantiasa komit bangun jembatan persahabatan serta sinergitas. Masalah kursi kabinet itu masalah presiden, hak prerogatif Presiden, " kata Hendrawan saat dihubungi merdeka. com di Jakarta, Kamis (7/4). Hendrawan memohon supaya PKB, termasuk juga semuanya parpol tak bangun opini yang memperkeruh situasi. Menurutnya, tidak satupun parpol bisa mengklaim miliki hak atas satu kursi menteri sebab ketentuan ganti serta pilih menteri-menteri yaitu domain Presiden Jokowi. " Gw mengimbau semuanya parpol tenang serta santai. Tidak butuh ngotot mengklaim kursi kabinet atau bangun spekulasi politik yang buat gaduh, " terang dia. Dia menyampaikan partainya tak tengah membidik kursi Menteri Marwan seperti yang dituduhkan PKB. PDIP lebih pada penilaian kemampuan daripada membidik kursi menteri. " Kami lakukan penilaian pada kemampuan semuanya kementerian, bukanlah satu atau sebagian kementerian saja, " pungkas Hendrawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar