Kamis, 14 April 2016
Isu reshuffle, PKB klaim sangat loyal dan membangun silaturahmi
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menuding ada usaha systematis dengan menggiring gosip pendampingan dana desa oleh pihak spesifik untuk menjatuhkan nama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Ketinggalan serta Transmigrasi Marwan Jafar di dalam gosip reshuffle. PKB mengira usaha itu dikerjakan PDIP. Tetapi saat mengkonfirmasi ke PDIP, Sekjen Hasto Kristiyanto menyanggah keras. Sekjen PKB Abdul Kadir Karding nampaknya malas memberi komentar lebih jauh hal semacam itu. Dia menyampaikan tak dalam posisi protes PDIP oleh lantaran hal semacam ini. Tetapi dia memohon supaya siapa saja tak mengintervensi Presiden Jokowi berkaitan reshuffle. " Gw tak memprotes. Namun menyikapi gosip reshuffle, kita mengharapkan presiden tak bisa ditekan, diintervensi, " kata Abdul di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/4). " Gw sangka PKB begitu setia sampai kini serta selalu bangun bersilahturahmi dengan baik, " sambungnya. Menurut Abdul, segalanya yang berbau politik dapat di ketahui meskipun disembunyikan lewat cara apa pun. Walau tidak menuduh serta protes PDIP, Abdul menyampaikan baiknya Presiden Jokowi lebih arif pilih menteri bila reshuffle jadi dikerjakan. " Di politik moderen ini, tak ada aktivitas politik kecil apa pun yg tidak ketahuan. Kami tak posisi menuduh. Kami berharap presiden arif bijak tak dipengaruhi desakan yang di bangun, " lanjut dia. Berkaitan pendampingan dana desa, Abdul menyampaikan tak ditata oleh Menteri Marwan namun oleh Pemprov di daerah. " Kami ngomong gini kenyataan lapangan. Masalah pendampingan dana desa bukanlah di kemendes, namun di gubernur, " tegas dia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar